KEBUTUHAN PELANGGAN
- Kebutuhan Pelanggan
Perusahaan dapat mendefinisikan pasar
sasaran namun gagal memahami kebutuhan pelanggan. Meskipun pemasaran
adalah memenuhi kebutuhan secara menguntungkan, memahami kebutuhan dan
keinginan pelanggan tidak selalu merupakan tugas yang sederhana.
Beberapa pelanggan memiliki kebutuhan yang tidak mereka sadari. Atau
mereka tidak dapat mengutarakan kebutuhankebutuhan ini. Atau mereka
menggunakan bahasa yang membutuhkan penafsiran. Apa artinya jika
pelanggan meminta mobil yang "tidak mahal", mesin pemotong rumput yang
"kuat", mesin bubut yang "cepat", baju renang yang "menarik", atau hotel
yang "tenang"?
- Kita dapat membedakan lima jenis kebutuhan :
• Kebutuhan yang diutarakan (pelanggan menginginkan sebuah mobil yang tidak mahal)
• Kebutuhan nyata (pelanggan menginginkan sebuah mobil dengan biaya operasi yang rendah, bukannya harga beli yang murah)
• Kebutuhan yang tidak diutarakan (pelanggan mengharapkan pelayanan yang baik dari penyalur)
• Kebutuhan kegembiraan/delight (pelanggan membeli mobil dan mendapatkan hadiah peta jalan dalam suatu negara)
• Kebutuhan rahasia (pelanggan ingin dipandang teman-temannya sebagai konsumen cerdas berorientasi nilai)
Secara umum, perusahaan dapat menangani permintaan pelanggan dengan
memberikan apa yang mereka inginkan, atau apa yang mereka butuhkan, atau
apa yang benar-benar mereka butuhkan. Kunci pemasaran profesional
adalah memahami kebutuhan riil pelanggan dan memenuhinya dengan lebih
baik daripada yang dilakukan para pesaing.
Beberapa pemasar membedakan antara pemasaran yang cepat tanggap dengan
pemasaran yang kreatif. Pemasar yang cepat tanggap menemukan suatu
kebutuhan yang diutarakan dan mengisinya. Pemasar yang kreatif menemukan
dan menghasilkan solusi yang tidak diminta pelanggan namun disambut
hangat.
Mengapa sangat penting untuk memuaskan pelanggan sasaran? Karena
penjualan perusahan setiap periode berasal dari dua kelompok yaitu
pelanggan baru dan pelanggan setia. Forum Company memperkirakan bahwa
pelanggan baru yang tertarik dapat menimbulkan biaya lima kali lipat
dari biaya menyenangkan pelanggan yang ada. Dan biaya kehilanggan
pelanggan mungkin enam belas kali lipat biaya menarik pelanggan baru ke
tingkat laba yang sama.
Karena itu, mempertahankan pelanggan lebih penting daripada menarik
pelanggan. Kunci untuk mempertahankan pelanggan adalah kepuasan
pelanggan. Pelanggan yang sangat puas mampu menjadikan konsumen lebih
setia, membeli lebih banyak jika perusahaan memperkenalkan produk baru
dan menyempurnakan produk yang ada, memberikan komentar yang
menguntungkan tentang perusahaan dan produknya, kurang memberikan
perhatian pada merek dan iklan pesaing serta kurang sensitif terhadap
harga, Memberikan gagasan produk/jasa pada perusahaan, dan membutuhkan
biaya pelayanan yang lebih kecil daripada pelanggan baru karena
transaksi menjadi rutin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar