Rabu, 10 Agustus 2016

ANALISIS HASIL KERJA PROYEK



ANALISIS HASIL KERJA PROYEK
Oleh : Falahu Surur

A.  Proyek

Pengertian proyek secara umum adalah merupakan sebuah kegiatan pekerjaan yang dilaksanakan atas dasar permintaan dari seorang pebisnis atau pemilik pekerjaan yang ingin mencapai suatu tujuan tertentu  dan dilaksanakan oleh pelaksana pekerjaan sesuai dengan keinginan dari pada pebisnis atau pemilik proyek dan spesifikasi yang ada. Dalam pelaksanaan proyek pemilik proyek dan pelaksana proyek memiliki hak yang diterima dan kewajiban yang harus dilaksanakan sesuai dengan batasan waktu yang telah disetujui bersama antar pemilik proyek dan pelaksana proyek.
Pada kesimpulannya bahwa pengertian manajemen proyek dan risiko adalah koordinasi semua sumber daya melalui proses perencanaan, pengorganisasian, penetapan tenaga kerja atau yang di maksud SDM, pengarahan dan pengawasan untuk mencapai suatu tujuan atas dasar permintaan dari seorang pebisnisr atau pemilik pekerjaan yang memperkirakan suatu ketidakpastian di masa yang akan datang tentang kerugian. (Pratito, 2011)

B.   Waktu Pelaksanaan

Pada hampir seluruh proyek konstruksi, seringkali ditarget dengan masa pelaksanaan yang sangat singkat. Bahkan sering dikatakan “mustahil” untuk dapat diselesaikan. Pada proyek pemerintah dimana masa mulai proyek yang umum adalah setelah bulan Juni. Hal ini disebabkan masalah birokrasi. Sering dijumpai proyek konstruksi yang harus mengimport alat atau material dari luar negri (Lift, AC, Pompa, Panel, dll) ditarget pelaksanaannya hanya selama 4 bulan dimana waktu yang dibutuhkan untuk pengadaan material yang diimport sendiri membutuhkan waktu yang sama, sehingga seringkali kontraktor tidak memiliki waktu yang cukup untuk melakukan proses procurement yang memadai. (Rijja, 2009)

C.   Strategi

Strategi paling tepat dalam mengantisipasi keterlambatan proyek konstruksi adalah dengan membuat Risk Management yang berdampak atas waktu pelaksanaan. Bagian penting atas risk management tersebut adalah adanya risk response dan tentu monitoringnya.
Pada proyek yang sudah terlanjur mengalami keterlambatan artinya risiko yang berdampak atas waktu pelaksanaan telah terjadi. Risiko yang terjadi adalah problem. Ini terjadi karena kurang memadainya risk management yang dibuat.
Strategi percepatan proyek identik dengan risk respons dalam risk management. Hanya saja pada risiko yang telah terjadi. Strategi diterapkan berdasarkan prioritas jika faktor yang menyebabkan keterlambatan proyek jumlahnya cukup banyak (Danang, 2010)

D.   Fungsi Manajemen Proyek
 
Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan. Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, pada tingkatan mana keputusan harus diambil. Pengarahan (directing) (Indonesia, 2012)

E.     Risiko Dalam Proyek
jadi menurut saya pengertian dari risiko dalam proyek system informasi adalah sebuah pemikiran yang telah di perhatikan agar dalam suatu penyelesaian proyek tidak mengalami suatu kerugian yang sangat besar, bisa di golongkan atau terbagi menjadi 3 bagian yang utama dalam pembangunan proyek, yaitu :
  • SDM
SDM yang tidak bekualitas, situasi tim, kekosongan pekerjaan, keterbatasan tenaga kerja.
  • Waktu
Mendefinisikan suatu aktifitas, menentukan urutan-urutan kejadian atas proyek, mendefinisikan lama waktu dari setiap pekerjaan, mengembangkan suatu jadwal serta merencanakan kontrol atas jadwal tersebut.
  • Dana
Perencanaan sumber dana proyek, memastikan harga dan sumber daya yang ada, mendefinisikan budget, serta mengontrol keluar masuknya dana atau dana yang mengalir melewati anggaran tersebut.

  • Ruang lingkup
Dimana perencanaan ruanglingkup ini harus di perhatikan dalam proses prokyek, dalam ruang lingkup ini juga harus di survei terlebih dahulu sehingga tidak mengganggu aktifitas proyek. (TheFla, 2009)




Daftar Pustaka

Danang. (2010). Proyek. Yogyakarta: Danang PDF.
Indonesia. (2012, 8 9). MANAJEMEN PROYEK DAN RESIKO. Retrieved 8 11, 2016, from MANAJEMEN PROYEK DAN RESIKO: http://indonesia2013.blogspot.co.id/2011/10/manajemen-proyek-dan-resiko.html
Pratito. (2011, 9 6). Pengertian Proyek. Retrieved 8 11, 2016, from Pengertian Proyek: http://pratito-teuing.blogspot.co.id/2011/09/pengertian-proyek.html
Rijja. (2009). Proyek. Jakarta: Rijja Worpdress.
TheFla. (2009, 12 2). Proyek. Retrieved 8 11, 2016, from Proyek: http://www.hc-arsitekrumah.com/pengertian-umum-tentang-proyek/

About Me:
Nama              :Falahu Surur
Sekolah           :SMK Islam 1 Blitar
JobSheet         :TKJ
Fissure !! (Earthshaker)
Berikut adalah tulisan saya Klik Disini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar