PRINSIP
PEMBUATAN BUKU PANDUAN
Oleh:
Falahu Surur
A.
Panduan Umum
- Sediakan bentuk fisik buku panduan bersama dengan produk: jangan membuat orang membaca PDF.
- Pastikan semua instruksi melingkupi produk dalam setiap bagian.
- Sertakan sebuah halaman panduan awal yang ringkas.
- Hadirkan instruksi bersama dengan prosedur langkah demi langkah.
- Informasikan apa saja fungsi yang ada, dan fungsi dari masing-masing, bukan hanya cara menggunakannya.
- Pastikan bahwa penulis menjadi bagian dari tim desain produk.
- Tulislah petunjuk penggunaan secara selaras dengan aliran waktu pengembangan produk -- tidak dalam tekanan dari tenggat waktu pengiriman.
- Pastikan penulis memiliki produk, memahami produk, dan benar-benar menggunakan produk yang mereka tulis.
- Pertimbangkan kebutuhan dari pengguna difabel (contoh: penglihatan yang lemah, buta warna) dan sediakan alternatif petunjuk penggunaan dalam huruf Braille, cetak besar, audio, dll..
- Ujilah produk dan buku panduan pada pengguna yang sebenarnya (termasuk pengguna difabel). (Pelitaku, 2012)
B. Prinsip Relevansi
secara
internal bahwa kurikulum memiliki relevansi di antara komponen-komponen
kurikulum (tujuan, bahan, strategi, organisasi dan evaluasi). Sedangkan secara
eksternal bahwa komponen-komponen tersebutmemiliki relevansi dengan tuntutan
ilmu pengetahuan dan teknologi (relevansi epistomologis), tuntutan dan potensi
peserta didik (relevansi psikologis) serta tuntutan dan kebutuhan perkembangan
masyarakat (relevansi sosilogis). (Ahmad, 2008)
Artinya ada kaitan, hubungan, atau bahkan
ada jaminan bahwa bahan ajar yang dipilih itu menunjang tercapainya kompetensi
yang dibelajarkan (KD, SK). Cara termudah ialah dengan mengajukan pertanyaan
tentang kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa. Dengan prinsip dasar ini,
guru akan mengetahui apakah materi yang hendak diajarkan tersebut materi fakta,
konsep, prinsip, prosedur, aspek sikap atau aspek psikomotorik sehingga pada
gilirannya guru terhindar dari kesalahan pemilihan jenis materi yang tidak
relevan dengan pencapaian SK dan KD. (Maulana, 2010)
C.
Prinsip Konsistensi
penerapan prinsip
akuntansi yang digunakan kliennya dalam penyusunan laporan keuangan pada periode akuntansi yang bersangkutan. Tujuan
standar konsistensi tersebut adalah untuk memberikan jaminan bahwa auditor puas
mengenai daya banding laporan keuangan di antara dua periode akuntansi tidak
dipengaruhi secara material
oleh perubahan prinsip akuntansi dan bahwa prinsip akuntansi tersebut telah
diterapkan secara konsisten di antara dua atau lebih periode akuntansi baik
karena (1) tidak terjadi perubahan prinsip akuntansi, atau (2) terdapat
perubahan prinsip akuntansi atau metode penerapannya, namun dampak perubahan
prinsip akuntansi terhadap daya banding laporan keuangan tersebut tidak
material.
Jika daya
banding laporan keuangan di antara dua periode dipengaruhi secara material oleh
perubahan prinsip akuntansi, maka auditor harus mengungkapkan perubahan
tersebut dalam laporannya. (John, 2006)
D.
Prinsip
Kecukupan
Dalam
menentukan cakupan atau ruang lingkup materi pembelajaran harus diperhatikan
apakah jenis materinya berupa aspek kognitif (fakta, konsep, prinsip, prosedur)
aspek afektif, ataukah aspek psikomotorik. Selain itu, perlu diperhatikan pula
prinsip-prinsip yang perlu digunakan dalam menentukan cakupan materi
pembelajaran yang menyangkut keluasan dan kedalaman materinya. Keluasan cakupan
materi berarti menggambarkan berapa banyak materi-materi yang dimasukkan ke
dalam suatu materi pembelajaran, sedangkan kedalaman materi menyangkut seberapa
detail konsep-konsep yang terkandung di dalamnya harus dipelajari/dikuasai oleh
siswa. Prinsip berikutnya adalah prinsip kecukupan (adequacy). Kecukupan
(adequacy) atau memadainya cakupan materi juga perlu diperhatikan dalam
pengertian. Cukup tidaknya aspek materi dari suatu materi pembelajaran akan
sangat membantu tercapainya penguasaan kompetensi dasar yang telah ditentukan.
Cakupan atau ruang lingkup materi perlu ditentukan untuk mengetahui apakah
materi yang harus dipelajari oleh murid terlalu banyak, terlalu sedikit, atau
telah memadai sehingga sesuai dengan kompetensi dasar yang ingin dicapai. (Randa, 2010)
Daftar Pustaka
Ahmad. (2008, 1 31). Prinsip Relevansi.
Retrieved 8 11, 2016, from Prinsip Relevansi:
https://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/01/31/prinsip-pengembangan-kurikulum/
John. (2006). Konsistensi. Prinsip Konsistensi,
5-7.
Maulana. (2010, 9 9). Relevansi. Retrieved 8
11, 2016, from Relevansi:
http://maulanikmatul.blogspot.co.id/2012/03/prinsip-pengembangan-bahan-ajar.html
Pelitaku. (2012, 9 24). Panduan Umum Menulis Buku
Panduan. Retrieved 8 11, 2016, from Panduan Umum Menulis Buku Panduan:
http://pelitaku.sabda.org/panduan_umum_menulis_buku_panduan
Randa. (2010). Prinsip. Magelang: Randa PDF.

About Me
Nama :Falahu Surur
Sekolah :SMK Islam 1 Blitar
JobSheet :TKJ
Nobody Can See an Earthquake Coming ( Raigor
)
Berikut tulisan saya Klik Disini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar