Rabu, 10 Agustus 2016

PRINSIP PEMBUATAN BUKU PANDUAN



PRINSIP PEMBUATAN BUKU PANDUAN
Oleh: Falahu Surur

A.   Panduan Umum
  • Sediakan bentuk fisik buku panduan bersama dengan produk: jangan membuat orang membaca PDF.
  • Pastikan semua instruksi melingkupi produk dalam setiap bagian.
  • Sertakan sebuah halaman panduan awal yang ringkas.
  • Hadirkan instruksi bersama dengan prosedur langkah demi langkah.
  • Informasikan apa saja fungsi yang ada, dan fungsi dari masing-masing, bukan hanya cara menggunakannya.
  • Pastikan bahwa penulis menjadi bagian dari tim desain produk.
  • Tulislah petunjuk penggunaan secara selaras dengan aliran waktu pengembangan produk -- tidak dalam tekanan dari tenggat waktu pengiriman.
  • Pastikan penulis memiliki produk, memahami produk, dan benar-benar menggunakan produk yang mereka tulis.
  • Pertimbangkan kebutuhan dari pengguna difabel (contoh: penglihatan yang lemah, buta warna) dan sediakan alternatif petunjuk penggunaan dalam huruf Braille, cetak besar, audio, dll..
  • Ujilah produk dan buku panduan pada pengguna yang sebenarnya (termasuk pengguna difabel). (Pelitaku, 2012)
B.   Prinsip Relevansi

secara internal bahwa kurikulum memiliki relevansi di antara komponen-komponen kurikulum (tujuan, bahan, strategi, organisasi dan evaluasi). Sedangkan secara eksternal bahwa komponen-komponen tersebutmemiliki relevansi dengan tuntutan ilmu pengetahuan dan teknologi (relevansi epistomologis), tuntutan dan potensi peserta didik (relevansi psikologis) serta tuntutan dan kebutuhan perkembangan masyarakat (relevansi sosilogis). (Ahmad, 2008)
Artinya ada kaitan, hubungan, atau bahkan ada jaminan bahwa bahan ajar yang dipilih itu menunjang tercapainya kompetensi yang dibelajarkan (KD, SK). Cara termudah ialah dengan mengajukan pertanyaan tentang kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa. Dengan prinsip dasar ini, guru akan mengetahui apakah materi yang hendak diajarkan tersebut materi fakta, konsep, prinsip, prosedur, aspek sikap atau aspek psikomotorik sehingga pada gilirannya guru terhindar dari kesalahan pemilihan jenis materi yang tidak relevan dengan pencapaian SK dan KD. (Maulana, 2010)

C.   Prinsip Konsistensi
penerapan prinsip akuntansi yang digunakan kliennya dalam penyusunan laporan keuangan pada periode akuntansi yang bersangkutan. Tujuan standar konsistensi tersebut adalah untuk memberikan jaminan bahwa auditor puas mengenai daya banding laporan keuangan di antara dua periode akuntansi tidak dipengaruhi secara material oleh perubahan prinsip akuntansi dan bahwa prinsip akuntansi tersebut telah diterapkan secara konsisten di antara dua atau lebih periode akuntansi baik karena (1) tidak terjadi perubahan prinsip akuntansi, atau (2) terdapat perubahan prinsip akuntansi atau metode penerapannya, namun dampak perubahan prinsip akuntansi terhadap daya banding laporan keuangan tersebut tidak material.
Jika daya banding laporan keuangan di antara dua periode dipengaruhi secara material oleh perubahan prinsip akuntansi, maka auditor harus mengungkapkan perubahan tersebut dalam laporannya. (John, 2006)
D.   Prinsip Kecukupan
Dalam menentukan cakupan atau ruang lingkup materi pembelajaran harus diperhatikan apakah jenis materinya berupa aspek kognitif (fakta, konsep, prinsip, prosedur) aspek afektif, ataukah aspek psikomotorik. Selain itu, perlu diperhatikan pula prinsip-prinsip yang perlu digunakan dalam menentukan cakupan materi pembelajaran yang menyangkut keluasan dan kedalaman materinya. Keluasan cakupan materi berarti menggambarkan berapa banyak materi-materi yang dimasukkan ke dalam suatu materi pembelajaran, sedangkan kedalaman materi menyangkut seberapa detail konsep-konsep yang terkandung di dalamnya harus dipelajari/dikuasai oleh siswa. Prinsip berikutnya adalah prinsip kecukupan (adequacy). Kecukupan (adequacy) atau memadainya cakupan materi juga perlu diperhatikan dalam pengertian. Cukup tidaknya aspek materi dari suatu materi pembelajaran akan sangat membantu tercapainya penguasaan kompetensi dasar yang telah ditentukan. Cakupan atau ruang lingkup materi perlu ditentukan untuk mengetahui apakah materi yang harus dipelajari oleh murid terlalu banyak, terlalu sedikit, atau telah memadai sehingga sesuai dengan kompetensi dasar yang ingin dicapai. (Randa, 2010)

Daftar Pustaka

Ahmad. (2008, 1 31). Prinsip Relevansi. Retrieved 8 11, 2016, from Prinsip Relevansi: https://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/01/31/prinsip-pengembangan-kurikulum/
John. (2006). Konsistensi. Prinsip Konsistensi, 5-7.
Maulana. (2010, 9 9). Relevansi. Retrieved 8 11, 2016, from Relevansi: http://maulanikmatul.blogspot.co.id/2012/03/prinsip-pengembangan-bahan-ajar.html
Pelitaku. (2012, 9 24). Panduan Umum Menulis Buku Panduan. Retrieved 8 11, 2016, from Panduan Umum Menulis Buku Panduan: http://pelitaku.sabda.org/panduan_umum_menulis_buku_panduan
Randa. (2010). Prinsip. Magelang: Randa PDF.
About Me
Nama               :Falahu Surur
Sekolah           :SMK Islam 1 Blitar
JobSheet          :TKJ
Nobody Can See an Earthquake Coming ( Raigor )
 Berikut tulisan saya Klik Disini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar