Selasa, 16 Agustus 2016

CIDR



CIDR
Oleh: Falahu Surur

A.   Pengertian CIDR

Classless Inter-Domain Routing (disingkat menjadi CIDR) adalah sebuah cara alternatif untuk mengklasifikasikan alamat-alamat IP berbeda dengan sistem klasifikasi ke dalam kelas A, kelas B, kelas C, kelas D, dan kelas E. Disebut juga sebagai supernetting. CIDR merupakan mekanisme routing yang lebih efisien dibandingkan dengan cara yang asli, yakni dengan membagi alamat IP jaringan ke dalam kelas-kelas A, B, dan C. Masalah yang terjadi pada sistem yang lama adalah bahwa sistem tersebut meninggalkan banyak sekali alamat IP yang tidak digunakan. Sebagai contoh, alamat IP kelas A secara teoritis mendukung hingga 16 juta host komputer yang dapat terhubung, sebuah jumlah yang sangat besar. Dalam kenyataannya, para pengguna alamat IP kelas A ini jarang yang memiliki jumlah host sebanyak itu, sehingga menyisakan banyak sekali ruangan kosong di dalam ruang alamat IP yang telah disediakan. CIDR dikembangkan sebagai sebuah cara untuk menggunakan alamat-alamat IP yang tidak terpakai tersebut untuk digunakan di mana saja. Dengan cara yang sama, kelas C yang secara teoritis hanya mendukung 254 alamat tiap jaringan, dapat menggunakan hingga 32766 alamat IP, yang seharusnya hanya tersedia untuk alamat IP kelas B. (Reynanda, 2012)

B.     IPv4

IP/CIDR
Δ to last IP addr
Mask
Hosts (*)
Class
Notes
a.b.c.d/32
+0.0.0.0
255.255.255.255
1
1/256 C

a.b.c.d/31
+0.0.0.1
255.255.255.254
2
1/128 C
d = 0 ... (2n) ... 254
a.b.c.d/30
+0.0.0.3
255.255.255.252
4
1/64 C
d = 0 ... (4n) ... 252
a.b.c.d/29
+0.0.0.7
255.255.255.248
8
1/32 C
d = 0 ... (8n) ... 248
a.b.c.d/28
+0.0.0.15
255.255.255.240
16
1/16 C
d = 0 ... (16n) ... 240
a.b.c.d/27
+0.0.0.31
255.255.255.224
32
1/8 C
d = 0 ... (32n) ... 224
a.b.c.d/26
+0.0.0.63
255.255.255.192
64
1/4 C
d = 0, 64, 128, 192
a.b.c.d/25
+0.0.0.127
255.255.255.128
128
1/2 C
d = 0, 128
a.b.c.0/24
+0.0.0.255
255.255.255.000
256
1 C

a.b.c.0/23
+0.0.1.255
255.255.254.000
512
2 C
c = 0 ... (2n) ... 254
a.b.c.0/22
+0.0.3.255
255.255.252.000
1,024
4 C
c = 0 ... (4n) ... 252
a.b.c.0/21
+0.0.7.255
255.255.248.000
2,048
8 C
c = 0 ... (8n) ... 248
a.b.c.0/20
+0.0.15.255
255.255.240.000
4,096
16 C
c = 0 ... (16n) ... 240
a.b.c.0/19
+0.0.31.255
255.255.224.000
8,192
32 C
c = 0 ... (32n) ... 224
a.b.c.0/18
+0.0.63.255
255.255.192.000
16,384
64 C
c = 0, 64, 128, 192
a.b.c.0/17
+0.0.127.255
255.255.128.000
32,768
128 C
c = 0, 128
a.b.0.0/16
+0.0.255.255
255.255.000.000
65,536
256 C = 1 B

a.b.0.0/15
+0.1.255.255
255.254.000.000
131,072
2 B
b = 0 ... (2n) ... 254
a.b.0.0/14
+0.3.255.255
255.252.000.000
262,144
4 B
b = 0 ... (4n) ... 252
a.b.0.0/13
+0.7.255.255
255.248.000.000
524,288
8 B
b = 0 ... (8n) ... 248
a.b.0.0/12
+0.15.255.255
255.240.000.000
1,048,576
16 B
b = 0 ... (16n) ... 240
a.b.0.0/11
+0.31.255.255
255.224.000.000
2,097,152
32 B
b = 0 ... (32n) ... 224
a.b.0.0/10
+0.63.255.255
255.192.000.000
4,194,304
64 B
b = 0, 64, 128, 192
a.b.0.0/9
+0.127.255.255
255.128.000.000
8,388,608
128 B
b = 0, 128
a.0.0.0/8
+0.255.255.255
255.000.000.000
16,777,216
256 B = 1 A

a.0.0.0/7
+1.255.255.255
254.000.000.000
33,554,432
2 A
a = 0 ... (2n) ... 254
a.0.0.0/6
+3.255.255.255
252.000.000.000
67,108,864
4 A
a = 0 ... (4n) ... 252
a.0.0.0/5
+7.255.255.255
248.000.000.000
134,217,728
8 A
a = 0 ... (8n) ... 248
a.0.0.0/4
+15.255.255.255
240.000.000.000
268,435,456
16 A
a = 0 ... (16n) ... 240
a.0.0.0/3
+31.255.255.255
224.000.000.000
536,870,912
32 A
a = 0 ... (32n) ... 224
a.0.0.0/2
+63.255.255.255
192.000.000.000
1,073,741,824
64 A
a = 0, 64, 128, 192
a.0.0.0/1
+127.255.255.255
128.000.000.000
2,147,483,648
128 A
a = 0, 128
0.0.0.0/0
+255.255.255.255
000.000.000.000
4,294,967,296
256 A


(Lomeo, 2010)
CIDR dikembangkan sebagai sebuah cara untuk menggunakan alamat-alamat IP yang tidak terpakai tersebut untuk digunakan di mana saja. Pada CIDR, satu blok alamat dinyatakan oleh satu entry dengan format (network address, count).

  • Network address adalah alamat terkecil dari suatu blok
  • Count menyatakan jumlah total network address di dalam suatu blok
  • Contoh : pasangan (192.5.48.0,3) menyatakan tiga network address yaitu 192.5.48.0, 192.5.49.0, 192.5.50.0
  • Dalam kenyataan, CIDR tidak hanya berlaku untuk kelas C
CIDR mensyaratkan ukuran setiap blok alamat merupakan kelipatan dua dan menggunakan bit masks untuk
mengidentifikasi ukuran blok.
>> Misalnya suatu organisasi diberi 2048 alamat yang berurutan mulai dari 128.211.168.0, maka range
alamatnya adalah :
128.211.168.0 (10000000 11010011 10101000 00000000) : the lowest
128.211.175.0 (10000000 11010011 10101111 00000000) : the highest
CIDR memerlukan dua item untuk menyatakan suatu blok alamat 32 bit lowest address dan 32-bit masks. Untuk contoh di atas, mask CIDR terdiri dari 21 bit "1", yang artinya pemisahan anatra prefix dan suffix terjadi setelah bit ke-21.
- Mask : 11111111 11111111 11111000 00000000
Maka, Slash notation untuk contoh sebelumnya adalah 128.211.168.0/21 dimana 21 menyatakan 21-bit masks. (hermawaniniesta, 2012)

Notasi CIDR menggunakan sintaks yang menentukan alamat IP untuk IPv4 dan IPv6, menggunakan alamat dasar jaringan diikuti dengan garis miring dan ukuran routing prefix, misalnya, 192.168.1.2/24 (IPv4), dan 2001: db8:: / 32 (IPv6). Maksud dari 192.168.1.2/24 diatas adalah bahwa IP address 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0. CIDR /24 diambil dari penghitungan bahwa 24 bit subnet mask diselubung dengan binari 1. Atau dengan kata lain, subnet masknya adalah: 11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0). (senawijayanto, 2012)

C.     VLSM

VLSM (Variable Length Subnet Mask) adalah sebuah cara pengelolaan pengalamatan IP yang lebih terstruktur dibandingkan sekedar menggunakan FLSM (Fixed Length Subnet Mask). Perhitungan IP Address menggunakan metode VLSM adalah metode yang berbeda dengan memberikan suatu Network Address lebih dari satu subnet mask, berbeda jika menggunakan CIDR dimana suatu Network ID hanya memiliki satu subnet mask saja. VLSM memiliki manfaat untuk mengurangi jumlah alamat yang terbuang. (alief, 2013)

Daftar Pustaka

alief. (2013, 8 9). alief web. Retrieved 8 16, 2016, from alief web: http://aliefweb.blogspot.co.id/2013/06/cara-menghitung-subnetting-dengan-vlsm.html
hermawaniniesta. (2012, 9 18). Belajar Komputer. Retrieved 8 16, 2016, from Belajar Komputer: http://hermawaninterista08.blogspot.co.id/2013/04/classless-inter-domain-routing.html
Lomeo. (2010, 9 16). CIDR. Retrieved 8 16, 2016, from CIDR: https://id.wikipedia.org/wiki/CIDR
Reynanda. (2012). CIDR. Magelang: Reynanda PDF.
senawijayanto. (2012, 3 16). CIDR. Retrieved 8 16, 2016, from Sena's Blog: http://senawijayanto.blogspot.co.id/2012/03/classless-inter-domain-routing-cidr-dan.html







meepo___dota_2_by_soupffle-d6z1689.jpgAbout Me
Nama               :Falahu Surur
Sekolah           :SMK Islam 1 Blitar
JobSheet          :TKJ
Divided We Stand (Geomancer)
Untuk Melihat tulisan saya Klik Disini


Tidak ada komentar:

Posting Komentar